Bayan — Upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pengembangan pertanian lokal kembali ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Gumi Tani Bayan yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di SMKN 1 Bayan. Kerja sama ini melibatkan empat lembaga, yakni SMKN 1 Bayan, SMK Al Bayan, Sekolah Adat Bayan, dan Santiri Foundation.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Bayan, Andi Munif, S.Pd, menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang telah terjalin sejak tahun 2023 ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan pendidikan, tidak hanya di SMKN 1 Bayan tetapi juga di sekolah-sekolah kejuruan lainnya di Lombok.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Santiri Foundation, Tjatur Kukuh Surjanto, menegaskan bahwa kerja sama ini membuka banyak peluang strategis, baik bagi institusi pendidikan maupun para lulusan SMK, untuk terlibat aktif dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Bayan. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain, sekaligus menjembatani kerja sama dengan instansi pemerintah maupun dunia usaha.

MoU ini bertujuan memperkuat kolaborasi antar pihak dalam mendukung Gerakan Kebangkitan Gumi Tani melalui pembentukan Aliansi Gumi Tani Bayan. Aliansi ini berkomitmen untuk mendorong pembaruan sistem pertanian pangan yang lestari, berkelanjutan, dan berkemajuan, dengan pembagian peran yang disesuaikan dengan kapasitas masing-masing lembaga.

SMK Al Bayan berperan sebagai penyedia benih tanaman lokal khas Bayan, pusat laboratorium benih, serta pengembangan agroeduwisata. Sementara SMKN 1 Bayan fokus pada pengolahan hasil pertanian, pengemasan produk, serta pengembangan teknologi pertanian dan pangan. Sekolah Adat Bayan berkontribusi dalam revitalisasi tanaman pangan berbasis adat serta pendidikan kearifan lokal. Adapun Santiri Foundation berperan dalam pendampingan pengembangan prototipe, penguatan kelembagaan, serta pengembangan ekonomi sirkular dan pasar digital.

Melalui penandatanganan MoU ini, seluruh pihak berharap kolaborasi yang telah terbangun semakin solid dan mampu mendorong kemajuan pertanian Bayan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat berbasis pendidikan, adat, dan inovasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *