YO’RA HERO, LACAK JEJAK WARISAN (PUSAKA) BUDAYA

Santiri, 14 November 2019. Pada tanggal 9-10 November 2019  diadakan Kegiatan Lacak Jejak Pemuda di Hotel Gondang Beach Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Lacakjejak dan rekam berbagai warisan system (ilmu pengetahuan, teknologi; land-seascape) pertanian dan pernelayanan beserta turunannya yang dulu pernah ditemukembangkan oleh nenek moyang kita dan mungkin hingga kini masih bisa tertemukan dalam keseharian. Minimal masih tersimpan dalam cerita cerita para orang tua kita. Warisan system pertanian dan pernelayanan  ini penting. Jika bisa kita temukenali kembali wujud fisik maupun fiksi imajinatif, tatanilai, struktur dan fungsi yang pernah dirancang bangun oleh leluhur kita ini bisa memberikan sumbangan bagi bangsa dan negara serta warga dunia.

Lacak jejak dan rekam warisan budaya ini diikuti oleh 43 peserta (20 Peserta putri dan 25 peserta putra) dari 14 sekolah Tingkat Atas dan sederajat di Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh Santiri Foundation dan diselanggarakan secara Gotong Royong antara lain oleh: Santiri Foundation, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, DGM Indonesia, Samdhana Institute, Forum Wirausaha baru, Universitas Nadhlatul Ulama (UNU), Sekolah Adat Bayan, Komunitas Bahari Lestari, ArtCoffeelago, Komunitas Delta Api dan para pendukung secara istitusi maupun perorangan lainnya..

Yo’ra Hero adalah singkatan dari Youth Research Heritage, Tourism, Oppurtunity dimana anak-anak muda akan diajak untuk melakukan penelitian secara partisipatif dan dapat mendokumentasikan serta mempublikasikan hasil penelitiannya melalui media yang mereka kuasai seperti foto, video dan menulis. objek dari penelitian ini bisa berupa kondisi di lingkungan atau yang berkaitan dengan wisata dan budaya. intinya para anak muda ini diajak untuk peduli dan kritis pada perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Kegiatan pada tanggal 9-10 November 2019 ini merupakan langkah awal untuk memberikan amunisi kepada para pemuda yang akan melakukan lacak jejak dan rekam warisan budaya. kegiatannya berupa pemaparan materi dan teknik melakukan dokumentasi melalui Video, Foto dan karya tulis.

Upacara Peringatan hari Pahlawan
10 November 2019

Dalam kegiatan ini yang bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan tanggal 10 November 2019 juga dilakukan upacara  peringatan hari pahlawan dengan mengenakan pakaian adat.

Setelah upacara, kegiatan diawali dengan empat Pembicara yaitu Bapak Wiladi dan ibu Wardah Hafidz Aktivis dari Jakarta dengan key Speaker yaitu Gendewa Tunas Rancak dari Santiri Foundation dan Dr. Fauzan. M.pd Kepala Dinas Pendidikan Lombok Utara yang Mewakili  Bupati Lombok Utara, Fasilitator diskusi ini adalah  bapak Tjatur Kukuh S dari Santiri Foundation. Dalam materi ini banyak tanya jawab antara pemberi materi dan para siswa sebagai  peserta yang berkaitan dengan Pendidikan dan kebudayaan.

Dr. Fauzan. M.pd dan Gendewa Tunas Rancak
Bapak Wiladi
Ibu Wardah Hafidz

Setelah istirahat siang, peserta mulai dibagi kelompok berdasarkan minat masing-masing yang berkaitan dengan Fotografi, Vidografi dan menulis. Pemberi materi pada sesi ini adalah Alam Kundam yang telah lama menekuni dibidang Fotografi dan pernah menjadi Wartawan TV dan juara pada lomba foto dunia yang diadakan oleh EYEEM dari Jerman. Untuk videografi pematerinya adalah Jatiswara Mahardika, seorang Sineas Muda yang beberapa kali membuat film pendek tentang Lingkungan. Sedangkan materi menulis adalah Rina Yulianti aktivis di Media Kampus Universitas Mataram. Kegiatan Lacak Jejak ini dilakukan secara bertahap, pada kagiatan tanggal 10 November 2019 kali ini diberikan materi sebagai amunisi para peserta untuk dapat melakukan dokumentasi melalui Foto, video dan tulisan. Selanjutnya setiap peserta akan mengambil objek situs budaya yang telah ditentukan di wilayah kecamatan Bayan dan Kayangan. Pada tanggal 24 November 2019 nanti para peserta akan berkumpul kembali untuk mengumpulkan hasil yang telah dilakukan secara berkelompok di tiap sekolah. Dari hasil penilaian tim pemateri ini nantinya akan terpilih 9 tim yang akan melanjutkan pada tahap selanjutnya. Di akhir seleksi nanti akan terpilih 3 tim terbaik yang akan memberikan presentasi di warung kopi “Artcoffeelago” Mataram.  (Wa2n)

EnglishIndonesian