KOMPETISI YO’RA HERO

Apa yang dimemacakan (diliterasikan) dan direkamkan..??

Banyak dan ragam…..

Mengerucut pada budaya bendawi (tangible) dan tidak bendawi (intagible). Contoh sederhananya, dalam proses menenun ada dua hal terkandung: kain dan alat tenun tradisionlanya bersifa bendawi sedang proses menenun, memberi dan pemaknaan warna alami itu bersifat tangible‖.

 Bentang alam dan budaya yang menaungi pertenunan itu disebut Saujana Pusaka.

 ~ Fachri Muzakki (Rinjani Festival, 2020) ~

Gunung Rinjani adalah Pusaka Alam yang dianugrahkan oleh Sang Maha Pencipta di bumi Nusatara. Manusia lereng gunung dan yang berpatok pada gunung Rinjani secara genuine telah mengembangkan adabnya. Karya budayanya. Maka Rinjani dan lingkar pengaruhnya terbangun menjadi  saujana pusaka yang luar biasa, baik pusaka ragawi atau bendawi (tangible) maupun nir-ragawi atau takbendawi (intangible).

Gunung Rinjani beserta keanekragaman hayati dan ragam unsur budaya – termasuk ritus dan situs serta  adat-istiadat – yang dimiliki oleh masyarakat di sekitar lereng Gunung Rinjani memiliki daya tarik khas yang berpotensi besar sebagai saujana belajar—sekolah budaya semesta— yang sarat nilai nilai dan ilmu pengetahuan tentang daur hidup yang berkelanjutan sebagaimana yang dicanangkan dalam gerak bersama masyarakat dunia : SDGs.

Olah kreatif dalam pengelolaanya dapat menjungkit bukan saja produktivitas dan pola konsumsi yang bijak.   Tetapi juga bisa menjadikannya sebagai sumber inspirasi industri kreatif dan ajang wisata pusaka alam dan budaya serta saujana pusaka yang   berkelanjutan. Sertamerta dengan itu juga menjadi ajang kesaling belajaran yang empatik antara warga setempat dengan para tetamu yang berkunjung. Berbagai seni-budaya atraktif dan ekonomi atau industry kreatif juga bisa dikembangkan oleh jiwa jiwa merdeka dan tangan tangan kalangan muda dan milenial yang terterampilkan. Ini akan memberikan sumbangsih bagi alam rinjani dan perdesaan di lingkar pengaruhnya secara produktif, adil dan lestari.

Membersemaikan keberdayaan kaum muda-milenial   termasuk mereka yang berkebutuhan atau berkemampuan khusus adalah satu hal terpenting untuk terus digiatkan secara ajeg dan kreatif. Hal ini mengingat bahwa kau milenial ini sesungguhnya adalah penerus, pencetus dan pemilik sah saujana Rinjani. Dan mereka yang jumlahnya lebih dari 60 % ini bisa menjadi bonus demografi sebagaimana yang diimpikan jika memiliki kualitas yang mumpuni. Sebaliknya, bisa menjadi beban dan sampah demografi jika terbiarkan.

Karena itu pada Festival Rinjani IV ini, membersemaikan keberdayaan kalangan muda dan milenial saujana lingkar Rinjani dan / atau saujana perdesaan menjadi salah satu agenda yang akan digelar. Dalam konteks ini, pemuda yang dimaksud adalah mereka yang berusia  mulai 16 hingga 25 tahun, baik yang di persekolahan (SMA dan yang sederajat) maupun di perdesaan. Pemberdayaan dilakukan dengan upaya pelibatan secara aktif dan peningkatan kapabilitasnya sesuai dengan talenta yang

dimiliki dan atau aktivitas produktif yang sudah dilakukan. Interelasi-interkoneksi diantara mereka juga akan dirancangbangun secara sistemik, melembaga dan berkelanjutan.

Dengan demikian, ada dua kegiatan utama yang akan dihelat berkait dengan pemuda ini pada Festival Rinjani IV, yakni Yora Hero (Youth Research Appraisal for Heritage-Education-Art & Cultural Tourism Opportunity) untuk pemuda persekolahan setingkat SMA dan yang sederajat, dan Perawisada (Penggerak Wisata Saujana Perdesaan) untuk Pemuda Desa secara umum.

Yora Hero bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman   tentang saujana pusaka dan pusaka saujana yang dimiliki saujana Rinjani dan atau perdesaan lingkar Rinjani. Peningkatan ini dilakukan melalui penjaringan, lokalatih, napak tilas, pendokumentasian dan pemublikasian saujana berbasis empat talenta. Talenta yang dimaksud adalah narasi (menulis), fotografi, videografi dan skestagrafi baik dalam satu kesatuan maupun sendiri sendiri.

Sedangkan   Perawisada dimaksudkan untuk meningkatkan kapabilitas terkait dengan pengelolaan wisata  saujana  desa  atau  perdesaan.  Bagaimana  Pemuda  Desa  lebih  memahami,  memakmai, mengolah dan mengelola potensi yang dimiliki desa untuk destinas wisata tanpa meninggalkan potensi utama, misalnya sebagai petani atau nelayan.

Melalui ini pemuda diharapkan mengerti dan memahami makna dan nilai dari unsur budaya lokal yang terdapat di daerahnya sendiri sehingga mampu mem-publish, mempromosikan, mengenalkannya pada dunia luar. Pembinaan pemuda juga mengarah pada bidang teknologi informasi (IT) sebagai salah satu strategi menjawab tantangan global di era industri 4.0.

Ikhwal kegiatan Yora Hero, selain dimaksudkan untuk membersemaikan keberdayan kalangan milenial sekolahan melalui penyaluran, peningkatan kapabilitas bakat dan hasil kerja dan karya dokumentasi jurnalismenya juga dihajadkan  untuk mendukung proses Merdeka belajar baik di masa covid maupun pada masa normal baru.

Hasil telaah dan pedokumentasian yang dilakukan oleh peserta melalui talen menulis, foto grafi, sketsa dan videografi, utamanya yang terpilih sebagai 10 besar perktagorinya diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan memaca (literasi) di sekolah sekolah baik sebagai suplemen maupun sisipan proses belajar bengajar di sekolah masing masing maupun lintas sekolah.

Melalui berbagai media  yang digarap dan ditingkatkan kualitasya tersebut diharapkan publikasi dan promosi  destinasi  wisata budaya dan pusaka   yang berkelanjutan  juga dapat dipublikasikan dan dipromosikan. Melalui itu dan Dawai (Duta Milenial Wisata Pusaka Indonesia) yang dipilih dari 10 besar yang telah ditentukan, wisatawan milenial bersegmen edukasi dan kebudayaan dapat dijaring dari berbagai  daerah  dan  bahkan  mancanegara.  Sedemikan  rupa  sehingga  terjadi  saling  dan  silang pembelajaran bersama.

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 15 Oktober hingga 15 November 2020 dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak acara Rinjani Festival. Setiap sekolah menengah atas dilingkar rinjani dapat mengirimkan perwakilannya sebagai peserta kompetisi dengan mengirimkan hasil karya ke  email yoraherocommunity@gmail.com. Informasi mengenai kompetisi Yora Hero ini dapat diikuti di Instagram Festival Rinjani http://bit.ly/rinjanifestival