Pelatihan UKM dan Pertukangan Lombok Utara

Proses Pembuatan Rumah Baja ringan dan dan rumah kayu di sekolah Lapang dan Laboratorium Wirabaru desa Santong kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara

Santiri/9 Desember 2018 .  Sejak tanggal 3 hingga 8 Desember 2018,  Santiri Foundation bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Utara dan Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat melakukan pelatihan Ketrampilan kelembagaan dan pertukangan untuk para UKM dan Tukang  yang terdampak gempa di kawasan Lombok Utara.  Kegiatan ini dilaksanakan di Gondang Beach Hotel dan sekolah lapang (Sekollab) wirabaru di desa Sekotong. Dalam kegiatan ini diikuti oleh Sekitar  55 orang peserta dari perwakilan UKM, Koperasi dan sekitar 250 tukang dari 5 kecamatan di Kabupaten Lombok Utara, selain itu dalam kegiatan ini diikuti oleh 18 orang yang mengikuti pelatihan desain instalasi baja ringan. 
Dalam kegiatan ini peserta dibagi kelompok sesuai dengan bidangnya masing masing.  Untuk peserta yang mewakili bidang UKM,  Koperasi dan wirausaha baru dilakukan sejak tanggal 3-8 Desember 2018, untuk desain instalasi baja ringan dilakukan  pada tanggal 5-6 Desember 2018 di Gondang Beach hotel, sedangkan untuk keahlian pertukangan dilakukan pada tanggal 6-8 Desember 2018  di Sekollab desa Santong. Dalam kegiatan pertukangan ini dibagi dalam 3 kelompok,  yaitu kelompok tukang kayu,  kelompok tukang  rumah Risha,  dan kelompok tukang baja ringan.
Pelatihan ini diharapkan akan membantu percepatan proses pembangunan rumah korban terdampak gempa di wilayah Lombok Utara khususnya dan wilayah Lombok pada umumnya.
Hasil dari kegiatan ini  adalah :
1. Minimal 250 tukang dan diantaranya sekitar 15 Mandor meningkat kapabilitasnya dan bergabung dalam Koperasi Tenaga Kerja dan jasa pembangunan yang dirintis.
2. Minimal 40 %  diantaranya berpotensi menjadi Wirausaha Baru yang profesional, inklusif dan peduli lingkungan, dan bergabung dalam Forum Wira Baru.
3. 16 UKM lintas wilayah dan lintas kegiatan meningkat kapabilitasnya dan bergabung dalam Asosiasi UKM untuk NTB Bangkit
4. Terbentuk dan berfungsinya Konsorsium ‘Tridaya” (multipihak) sebagai aplikator untuk percepatan pembangunan rumah tetap di khususnya KLU
5. Sekolah lapangan dan laboratorium (Sekollab) berfungsi sebagai Pusat Inkubasi Wirausaha dan UKM. (Wa2n)

Bapak Nana selaku praktisi wirausaha dari Bandung sedang membagi pengalamannya sebagai pengusaha

Forum Wirabaru harus ditularkan ke daerah lain

Santiri, 14 Mei 2018. Diskusi santai bersama pelaksana tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora). Lombok Utara Dr. H. Fauzan Fuad M.pd membahas prospek ke depan SEKOLLAB PINTAR di desa Santong kecamatan Kayangan.

Dalam diskusi ini banyak ide ide baru yang perlu direalisasikan dan agenda pertemuan selanjutnya dengan dinas yang terkait dalam pengembangan sekolah lapang ini serta kendala berbagai bidang usaha pertanian dan peternakan di masyarakat saat ini.(Wa2n)