Forum Wirabaru harus ditularkan ke daerah lain

Santiri, 14 Mei 2018. Diskusi santai bersama pelaksana tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora). Lombok Utara Dr. H. Fauzan Fuad M.pd membahas prospek ke depan SEKOLLAB PINTAR di desa Santong kecamatan Kayangan.

Dalam diskusi ini banyak ide ide baru yang perlu direalisasikan dan agenda pertemuan selanjutnya dengan dinas yang terkait dalam pengembangan sekolah lapang ini serta kendala berbagai bidang usaha pertanian dan peternakan di masyarakat saat ini.(Wa2n)

Teknologi Emitter di SEKOLLAB PINTAR desa Santong

Minggu, 13 Mei 2018. SEKOLLAB (Sekolah Lapang dan Laboratorium) PINTAR (Percepatan, Inovasi, Nilai tambah, Terpadu, Aman, dan Ramah lingkungan) yang berada di desa Santong Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Hari ini memulai pembelajaran pertamanya, walau belum sepenuhnya sempurna. Sekolah yang dikelola atas kerjasama Santiri Foundation, Universitas Nahdatul Ulama NTB dan Forum Wirabaru Kecamatan Kayangan mulai mempraktekkan materi pertamanya yaitu tentang pengenalan teknologi Emitter bagi tanaman yang kurang berproduktif terutama tanaman buah, melalui pemberian nutrisi tanaman agar terjadi keseimbangan hormon pada tanaman hingga mampu memproduksi buah. Hormon yang diberikan adalah hormon organik yang terdapat disekitar kita. Hal ini diutarakan langsung oleh pak Hamzah  selaku penemu teknologi Emitter di lokasi Sekolah Lapang Desa Santong.

Peserta sekolah lapang saat ini yaitu para Wirabaru yang  bergerak di bidang pertanian. Sebagai contoh awal, telah dipasang emitter pada beberapa pohon buah di lokasi sekolah lapang dan sebagian di kebun peserta sekolah lapang yang juga anggota Wirabaru. Kedepannya para peserta ini akan mampu menularkan ilmunya kepada yang lain.

Bagi yang masih penasaran dengan teknologi Emitter ini dapat berkunjung ke sekolah Lapang di desa Santong atau di sekretariat Wirabaru di desa Sesait sambil duduk bareng, ngobrol berbagi ilmu dan minum kopi di kedai Wirabaru. (Wa2n)

Pengembangan Sekollab Asap Api

Santiri, 9 Mei 2018. Bertempat di desa Santong kecamatan Kayangan, kabupaten Lombok Utara Sedang dikembangkan Sekollab Asap Api, yaitu Sekolah Lapang dan Laboratorium Agro Silva Pastural Adaptasi Perubahan Iklim atau sekolah lapang dan Laboratorium sebagai pusat kajian teknologi pertanian dan pembibitan tanaman pangan. Dan pusat pembelajaran pendidikan alternatif. Sekolah lapang ini kerjasama antara Santiri Foundation, Forum Wirabaru Kayangan dan Universitas Nahdatul Ulama NTB.
Di tempat ini akan dibangun kebun pembibitan, peternakan dan kolam ikan yang akan saling bersinergi.
Sekolah lapang ini juga disiapkan untuk menghadapi persoalan perubahan iklim melalui makanan fungsional yang dihasilkan dari sekolah lapang ini. (Wa2n)