Trauma Healing untuk anak anak terdampak tsunami selat sunda

Trauma Healing untuk anak anak terdampak tsunami selat sunda

Santiri, 8/1/2018. Hari ini tim global peace melakukan trauma healing di SD 2 desa Taman Jaya kampung Paniis. Sekitar 120 anak bermain bersama tim dari Global Peace Malaysia dan Indonesia. Sekolah dasar yang berada tepat di pesisir pantai ini mengalami kerusakan akibat terjangan tsunami Selat Sunda tanggal 22 Desember 2018.

Kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan dari posko menuju desa Taman jaya terasa sangat jauh, ditambah pula dengan jalur jalan yang menanjak dan menurun. Namun hal ini tidak mematahkan semangat tim untuk menuju desa Taman jaya.

Setelah sekitar 2 jam perjalanan yang penuh guncangan akhirnya tim sampai di lokasi SD 2 Taman Jaya.
Sesampai di SD 2 Taman jaya, tim disambut oleh beberapa guru dan anak-anak, sebagian anak anak pulang kerumah dulu karena lapar, namun tak berapa lama mereka kembali berkumpul di sekolah. Selain bermain bersama tim Global Peace Mission, anak anak yang tinggal di sekitar sekolah dasar ini juga menggambar bersama tentang cita cita dan kondisi desanya. Sebagian rumah mereka yang berada di desa Taman Jaya juga mengalami kerusakan akibat tsunami beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan ini juga merupakan penutup dari rangkaian kegiatan kunjungan tim Global Peace di lokasi terdampak tsunami selat sunda sejak tanggal 5 – 9 januari 2019.(Wa2n)

Misi kemanusiaan untuk korban terdampak tsunami Selat Sunda

Misi kemanusiaan untuk korban terdampak tsunami Selat Sunda

Pemberian bantuan seragam sekolah oleh ketua tim Global Peace Mission Malaysia

Santiri, 7/1/2019. Setelah menempuh perjalanan panjang disertai dengan kemacetan, akhirnya tim Global Peace Mission Malaysia dan Indonesia sampai di pos Tangkil sekitar pukul 12 malam WIB. Dari pos ini tim akan mulai bergerak untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan korban terdampak tsunami di wilayah desa Sumber jaya kecamatan Sumur, wilayah yang banyak mengalami kerusakan akibat dampak tsunami.

nTim Global Peace Mission ini dipandu oleh mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Serang yang telah terlebih dahulu menjadi relawan di lokasi terdampak tsunami di wilayah Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang.
Pada pagi hari setelah tim cukup beristirahat dilanjutkan dengan mempersiapkan logistik perpaket sebanyak 50 paket untuk dibagikan kepada warga korban terdampak tsunami di desa Sumber jaya kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang.
Selain logistik kebutuhan sehari hari, juga dibagikan seratus paket seragam sekolah dan sepatu untuk anak anak sekolah dasar di Rt 10 desa sumber jaya kecamatan Sumur. (Wa2n)

Misi Kemanusiaan Global Peace untuk korban terdampak tsunami Selat Sunda

Misi Kemanusiaan Global Peace untuk korban terdampak tsunami Selat Sunda

Santiri, 5/1/2019. Hari ini tim Global peace Malaysia dan Global Peace Indonesia berangkat menuju Banten untuk melakukan misi kemanusiaan pasca tsunami.  Tim GPM yang terdiri dari 5 personil 3 orang dari media News Channel Malaysia dan tim GPI yang berjumlah 3 orang bertemu di bandar Soekarno hatta Tanggerang,  Banten untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak tsunami Selat Sunda.  Perjalanan dilanjutkan hingga kota Serang untuk belanja akomodasi dan beristirahat sambil mengatur rencana kegiatan yang akan dilakukan di lokasi terdampak tsunami. 
Beberapa lokasi terdampak tsunami yang rencananya akan dikunjungi yaitu di ujung jaya,  paniis dan wilayah sekitarnya yang sekiranya belum mendapatkan bantuan dibantu oleh mahasiswa UIN Serang yang telah lebih dulu berada di lokasi. (Wa2n)

Trauma Healing untuk korban gempa Lombok

Selain bantuan dalam bentuk fisik, dilakukan juga bantuan psikis berupa kegiatan Trauma Healing untuk membantu memulihkan semangat atau meringankan beban trauma para korban akibat bencana gempa terutama bagi anak-anak dan ibu-ibu.

Trauma Healing ini dilakukan bersama-sama dengan tim relawan dari beberapa daerah dan ada juga dari negara Malaysia.

Menggambar untuk mengurangi trauma

Seorang relawan GPM mengajak seorang anak korban gempa bernyanyi

Salah satu sesi kegiatan dalam trauma healing untuk korban gempa Lombok

Kegiatan Trauma healing oleh Sekolah ramah anak nasional di dusun sukadamai desa santong Kecamatan kayangan

Log kegiatan relawan gempa Lombok (Forum Wira Baru, Sahabat Berbagi, Santiri, dan GPM Malaysia)

Log kegiatan relawan gempa Lombok (Forum Wira Baru, Sahabat Berbagi, Santiri, dan GPM Malaysia)

Tanggal 30-07-2018

  1. Asasement kelokasi bencana didesa santong Kecamatan kayangan dan seluruh desa yang ada di kecamatan kayangan.
  2. Menerima kunjungan dan mendampingi tim dari lembaga sekolah ramah anak nasional.
  3. Distribusi bantuan kemanusiaan ke lokasi pengungsian di Dusun Sukadamai berupa :
  • Mie instan: 2 dos
  • Air mineral: 28 kotak
  • Biskuit :5 dos
  • Susu botol: 4 dos
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian Desa santong.
  • Air mineral:10 dos
  • Susu:2 dos
  • Biskuit:2 dos
  • Mie:1 dos
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian Dusun sempakok
  • Air mineral: 1 dos
  • Mie instant: 5 bks
  • Biskuit roma: 2 bks besar.
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian Dusun Melepah Sari Desa Dangiang
  • Air mineral:1 dos
  • Biskuit:1 Bks besar
  • Sarden
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian Dusun Kebun Kunyit
  • Biskuit: 1 bks besar
  • Air mineral: 1 dos
  1. Trauma healing kepada anak-anak dan kaum ibu dilokasi pengungsian yang berjumlah 24 kk dan Anak 30 orang
  2. Menerima dan mendistribusikan bantuan korban gempa diantaranya sbb:
  • Mie instan: 4 dos
  • Pop mie: 3 dos
  • Susu: 4 dos
  • Popok bayi: 2 dos
  • Terpal: 5 buah
  • Pembalut: 2 dos
  • Air minum: 10 dos
  • Sabun mandi: 2 dos
  • Sampo: 1 dos
  • Pasta gigi: 1 dos
  • Minyak goreng: 2 dos
  • Sarden: 2 dos
  • Kornet: 2 dos
  • Biskuit bayi: 1 dos
  • Bubur bayi: 1 dos
  • Biskuit kaleng: 6 dos
  • Roti: 24 mika
  • Selimut: 12 buah
  • Handuk: 9 buah
  • Tikar: 2 buah
  • Gula:9 kg
  1. Distribusi logistik bantuan korban gempa ke 5 lokasi / Titik pengungsian, yaitu:
  • Desa sukadana (pasar sukadana)
  • Desa Batu Rakit
  • Desa Senaru
  • Dusun Lendang Gagak Desa Bayan
  • Desa Senaru

 

 

Tanggal 31-7-2018

  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian di Dusun Karang Tapen Desa Karang Bajo berupa:
  • Air mineral: 3 dos
  • Biskuit susu: 1 dos
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian di Dusun lendang cempaka
  • Air mineral: 3 dos
  • Biskuit: 1 dos
  • Susu:1 dos
  1. Distribusi bantuan ke lokasi pengungsian di Dusun kebaloan
  • Air mineral: 3 dos
  • Biskuit: 1 dos
  • Susu:1 dos
  • Obat-obatan: 1 pak.

 

 

Tanggal 01-08-2018

Menerima dan mendistribusikan bantuan yang diberikan oleh GPM Malaysia, yaitu berupa:

  • Susu bayi: 1 dos
  • Biskuit: 2 dos
  • Roti: 200 bungkus
  • Pembalut: 48 bungkus
  • Sarden: 48 kaleng
  • Rendang: 48 kaleng
  • Air mineral: 6 dos

 

 

Tgl 02-08-2018

  1. Menerima dan mendistribusikan bantuan yang diberikan oleh GPM Malaysia, yaitu:
  • 40 kotak susu sgm
  • 1 dos permen
  • 1 dos jickong/snack
  • 40 pak sack
  • 10 bks yupi
  • 10 bks mie kita
  • 10 pak pampers
  • 20 biji minyak kayu putih
  • 50 pak buku gambar
  • 80 lembar kopian
  • 40 pcs crayon
  • 80 btl milkuat
  • 6 bks biskuat kelapa
  1. Mendistribusikan bantuan korban gempa untuk anak-anak sejumlah 80 orang
  2. Kegiatan Trauma Healing di Dusun Lendang Mamben Desa anyar, Dusun Sukadana Desa Dukadana, dan Dusun Tereng Tebus Desa Persiapan Batu Rakit.
Relawan Malaysia untuk gempa Lombok

Relawan Malaysia untuk gempa Lombok

Diskusi awal Tim GPM dan tim relawan penanggulangan (gabungan dari forum Wira Baru, Sahabat Berbagi, dan Santiri) di desa Kayangan Lombok Utara

Relawan dari Malaysia (GPM) ikut membantu penanganan korban gempa bumi di pulau Lombok. Rombongan GPM Malaysia tiba di Bandara Internasional Lombok pada hari Selasa (31/7) malam sekitar jam 21:00, langsung menuju lokasi bencana di Lombok Utara. Mereka kemudian disambut oleh tim relawan penanggulangan (gabungan dari forum Wira Baru, Sahabat Berbagi, dan Santiri) di desa Kayangan Lombok Utara dan melakukan diskusi awal untuk penjajagan kebutuhan utama masyarakat terdampak di wilayah tak terjangkau, fokus pada kebutuhan anak-anak dan perempuan.